Kamis, 13 Agustus 2020

5 Pelajaran dari Duel RB Leipzig vs Atletico Madrid: Nagelsmann Sang Pelatih Jenius!

Beritasusudunia - RB Leipzig mencatat sejarah untuk pertama kali lolos ke babak semifinal UEFA Champions League. Catatan apik ini tentu tidak lepas dari pekerjaan sang pelatih, Julian Nagelsmann.

RB Leipzig mengalahkan Atletico Madrid dengan skor 2-1 dalam partai perempat final Liga Champions 2019/20 di Estadio Jose Alvalade, Lisbon, Portugal, Jumat (14/8/2020) dini hari WIB.

Gol Dani Olmo berhasil disamakan oleh eksekusi penalti Joao Felix. Namun, Leipzig sukses kembali unggul sekaligus memastikan kemenangan lewat aksi Tyler Adams.

Berkat hasil ini, RB Leipzig berhak melaju ke babak semifinal Liga Champions untuk pertama kali sepanjang sejarah. Mereka sudah dinanti oleh PSG yang sebelumnya mengalahkan Atalanta.

Pelajaran apa saja yang bisa dipetik dari duel RB Leipzig vs Atletico Madrid?

Diego Costa Tumpul

Diego Costa menjadi tumpan kubu Atletico pada laga melawan RB Leipzig. Pelatih Diego Simeone memainkannya sejak menit awal. Namun, pemain yang pernah membela Chelsea tersebut gagal tampil bersinar.

Diego Costa yang dimainkan bersama Marcos Llonrente kesulitan di babak pertama. Bahkan, kedua pemain tidak sekali pun bertukar umpan sepanjang babak pertama. Catatan buruk bagi duet penyerang Alteltico.

Diego Costa tidak melepaskan satu pun shots on target. Dia harus berjuang untuk bisa lepas dari penjagaan ketat yang dilakukan Dayot Upamecano. Diego Costa harus keluar lapangan pada menit ke-72 dan digantikan Alvaro Morata.

Bisa Tanpa Timo Werner

Absennya Timo Werner karena sudah pindah ke Chelsea membuat RB Leipzig tidak diunggulkan pada duel melawan Atletico Madrid. Sebab, Timo Werner telah menjadi mesin gol utama klub pada musim 2019/2020.

Namun, RB Leipzig mampu menutup celah di lini depan yang ditinggal pemain 24 tahun. Yussuf Poulsen bermain bagus sebagai penyerang tengah. Lalu, ada juga kerja apik tiga gelandang serang.

Christoper Nkunku, Daniel Olmo, dan Marcel Sabitzer memberi banyak tekanan pada Atletico Madrid dari lini kedua. Lalu, ada juga pemain pengganti seperti Tylor Adams mampu mencetak gol kemenangan Die Roten Bullen.

Pesona Joao Felix


Joao Felix memang tidak mampu membawa Atletico Madrid lolos ke babak semifinal. Akan tetapi, pemain asal Portugal tersebut mampu memberikan sedikit perbedaan dari cara bermain Atletico di babak kedua.

Joao Felix masuk ke lapangan pada menit ke-58. Setelah itu, cara menyerang Atletico berubah. Joao Felix memberi banyak opsi di lini depan dengan pergerakan yang sulit ditebak dan umpan-umpannya.

Pada akhirnya, Joao Felix mencetak sebuah gol dari penalti. Joao Felix sendirilah yang mendapatkan penalti itu. Pada usia 19 tahun, dia menunjukkan kematangan mental dengan berani mengambil eksekusi penalti pada momen penting.

Pertahanan yang Kokoh


RB Leipzig menunjukkan pertahanan yang kokoh di laga melawan Atletico Madrid. Menariknya, pada formasi 3-3-3-1 yang diterapkan pelatih Julian Nagelsmann, hanya ada satu pemain berposisi bek tengah.

Pemain tersebut adalah Dayot Upamecano. Sedangkan, dua bek lain -Marcel Halstenberg dan Lukas Klostermann- posisi aslinya adalah bek sayap. Walau begitu, tidak bek sejajar ini bekerja dengan sangat baik.

Keputusan memainkan Angelino, Kevin Kampl, dan Konrad Laimer di lini tengah juga membuat pertahanan RB Leipzig makin kokoh. Mereka punya etos kerja yang tinggi sehingga sangat sering turun untuk membantu pertahanan.

Julian Nagelsmann Pelatih Jenius


Di balik semua cerita indah yang baru saja diukir RB Leipzig, ada nama yang harus mendapat kredit lebih yakni Julian Nagelsmann. Sang pelatih tak bisa dipungkiri telah membawa Die Roten Bullen tampil perkasa di Liga Champions.

Nagelsmann baru bertugas pada awal musim 2019/2020. Dia memang tidak ikut membangun tim ini, tetapi membuat tim makin matang. Dia mampu menemukan strategi yang tepat untuk pemain yang ada di skuad.

Di bawah kendali Nagelsmann, RB Leipzig mampu tampil kolektif sebagai sebuah tim. Sempat diragukan pasca kehingan Timo Werner, nyatanya mereka mampu menyisihkan Atletico Madrid yang secara komposisi pemain lebih mewah.

Perlu diingat juga, Nagelsmann baru berusia 33 tahun!

Sumber : Bola.net
Share:

Selasa, 11 Agustus 2020

Lionel Messi Sendirian dan Kesepian di Panggung Eropa

Beritasusudunia - Barcelona berhasil melangkah ke perempat final Liga UEFA Champions League berkat penampilan luar biasa Lionel Messi kontra Napoli (3-1) di leg kedua 16 besar akhir pekan lalu. Lagi-lagi Messi, sendirian memikul beban Barca di Eropa.

Seperti yang biasa dia lakukan, Messi adalah kunci kemenangan Barca akhir pekan lalu. Hanya butuh 20 menit baginya untuk mengalahkan tim yang jelas kelimpungan menghadapinya.

Dalam rentang waktu itu, Messi berhasil mendapatkan hadiah penalti dan mencetak dua gol, meski salah satu golnya dianulir karena handball.

Performa Messi pada laga tersebut adalah kabar baik sekaligus kabar buruk untuk Barcelona. Apa maksudnya?

Baik dan buruk

Di satu sisi, ketika Messi dalam performa terbaiknya, Barca bisa mengalahkan tim mana pun. Di sisi lain, jelas terlihat Messi tidak menerima cukup bantuan dari rekan-rekannya.

Memang bukan hal baru. Ketergantungan Barca terhadap Messi sudah jadi hal biasa beberapa tahun terakhir. Namun, tetap saja Barca tidak bisa terus begitu.

Masalahnya adalah ketika Messi tampil buruk, Barca tidak punya cara untuk tetap menang, dan tidak semua lawan Barca bakal semudah Napoli. Di perempat final nanti mereka bakal menghadapi Bayern Munchen, Messi sendiri mungkin tidak cukup.

Barca tidak boleh terus berharap Messi bakal menyelamatkan mereka di setiap pertandingan. Pemain-pemain seperti Antoine Grizemann dan Luiz Suarez pun harus memenuhi ekspektasi.

Ancaman cedera

Kondisi Messi sempat dikhawatirkan pasca-laga kontra Napoli kemarin. Dia mendapatkan hantaman dari Kalidou Koulibaly, terlihat buruk, tapi untungnya Messi tidak sampai cedera.

Seharusnya hari Senin (10/8/2020) kemarin waktu setempat skuad Barca diberi jatah libur satu hari, tapi tidak bagi Messi. Dia terlihat tetap mendatangi kompleks latihan untuk bertemu dengan dokter klub.

Meski menerima sejumlah perawatan, kondisi Messi ternyata tidak buruk. Dia bakal fit untuk bermain melawan Bayern di perempat final nanti.

Tim Barca dikabarkan bakal kembali berlatih Selasa (11/8/2020) pagi waktu setempat, lalu berangkat ke Lisbon pada Kamis mendatang.

Mereka bakal menghadapi Bayern pada duel sengit perempat final, Sabtu (15/8/2020) dini hari WIB di Estadio Da Luz, Lisbon, Portugal.

Ingin tahu informasi jadwal, live streaming, dan highlights Liga Champions lainnya?

Sumber : Bola.net
Share:

Minggu, 09 Agustus 2020

Juventus Gagal di Liga Champions, Cristiano Ronaldo Gelar Negosiasi dengan PSG?

Beritasusudunia - Bintang Juventus, Cristiano Ronaldo dikabarkan berniat menggelar pembicaraan dengan klub kaya raya Prancis, PSG terkait kemungkinan transfer musim panas ini.

Ronaldo memborong dua gol dalam kemenangan 2-1 yang diraih Juventus atas Lyon dalam partai leg kedua babak 16 besar Liga Champions Sabtu (8/8/2020) dini hari WIB kemarin.

Sayang, dua gol ini tak cukup membantu Juventus untuk lolos ke perempat final karena mereka kalah agresivias gol tandang setelah pada leg pertama menyerah 0-1.

Rencana Cristiano Ronaldo


Sejak beberapa hari lalu, media Prancis menyebut bahwa Ronaldo ingin hengkang dari Juventus dan bergabung dengan PSG pada musim panas ini.

Kini rumor tersebut makin berhembus kencang. Footmercato menyebut bahwa Ronaldo kecewa dengan kegagalan Juventus di Liga Champions dan siap mencobanya lagi di klub lain yang selalu kesulitan di kompetisi Eropa.

Kabarnya, Ronaldo mengutus sang agen, Jorge Mendes untuk bertemu dengan direktur PSG, Leonardo ketika PSG bermain di babak delapan besar Liga Champions di Portugal untuk membahas masalah transfer.

Bisa Berubah Pikiran


Meski demikian, Ronaldo diklaim bisa berubah pikiran dan memilih bertahan di Juventus setelah Bianconeri memecat Maurizio Sarri dan menunjuk Andrea Pirlo sebagai pengganti.

Di Serie A musim 2019/20 kemarin, Ronaldo berhasil mencetak 31 gol, tetapi catatan ini belum cukup untuk membawanya meraih gelar top skorer karena kalah bersaing dengan Ciro Immobile.

Ronaldo sendiri masih terikat kontrak bersama Juventus hingga Juni 2022 mendatang. Namun, dengan kegagalan di Liga Champions, Juventus bisa jadi bakal kesulitan membayar gaji CR7 yang bernilai 30 juta euro per musim.

Sumber : Bola.net
Share:

Rabu, 05 Agustus 2020

Fisik dan Mental Baik, Inter Siap Tempur Lawan Getafe

Beritasusudunia - Inter Milan akan menghadapi Getafe dalam ajang Liga Europa. Kapten Inter Samir Handanovic optimistis timnya bisa mendapat hasil bagus.

Inter gagal memutus dominasi Juventus pada ajang Serie A. Romelu Lukaku dan kolega hanya mampu finis di posisi kedua.

Sekarang Liga Europa adalah satu-satunya harapan bagi Inter untuk mengangkat trofi. Namun, Nerazzurri harus melewati hadangan Getafe di babak 16 besar.

Karena pandemi virus Corona, pertandingan sisa Liga Europa akan digelar di tempat netral. Karena itu, duel Inter vs Getafe akan digelar di Stadion Arena AufSchalke, Gelsenkirchen, Jerman.

Siap Tempur


Handanovic membeberkan kondisi timnya jelang duel melawan Getafe nanti. Menurutnya, Inter sekarang dalam kondisi siap tempur.

"Ini adalah kompetisi yang penting, saya kira semua tim memandangnya dengan cara yang sama, sebagai sebuah kesempatan besar bagi kami semua, namun saya pikir kami berada dalam kondisi yang baik, secara fisik dan juga mental, dan kami siap memberikan segalanya," kata Handanovic di situs resmi klub.

"Kami tak tahu seberapa jauh hal itu akan membantu kami, namun setiap tim perlu waspada karena kami telah berada di sini, kami siap, dan akan melakukan yang terbaik untuk melaju sejauh mungkin."

Clean Sheet


Inter mencatatkan clean sheet dalam laga terakhir mereka melawan Atalanta. Handanovic berharap bisa mengulangi hal tersebut ketika berjumpa Getafe.

"Kekuatan terbesar kami adalah skuat yang sangat kuat, baik secara fisik dan mental. Kami menunjukkannya dalam beberapa pertandingan terakhir, namun kekuatan tersebut sebenarnya sudah ada sebelumnya," lanjutnya.

"Seluruh tim bertekad untuk tidak mengalami kebobolan lagi. Seperti yang selalu kami lakukan, kami telah berlatih keras sebagai sebuah tim, dan bersama-sama, kami jauh lebih kuat. Kami sudah mengembangkan keterampilan di atas lapangan yang akan menjadi sangat krusial di ajang Europa League."

Raih Trofi


Handanovic bertekad membawa Inter meraih juara Liga Europa musim ini. Sebab, hal itu bisa membantu Inter mendapat trofi yang lebih banyak di masa depan.

"Ya, tentunya itu akan membantu. Memenangkan trofi sekarang juga akan membantu Anda memenangkannya di masa depan!"

Sumber : Bola.net
Share:

Senin, 03 Agustus 2020

Eden Hazard Mengenang Gol Terbaiknya Bersama Chelsea di Liga Champions

Beritasusudunia - Sudah genap satu tahun sejak Eden Hazard mendarat di Real Madrid. Meski demikian, pemain asal Belgia tersebut belum bisa melupakan kisah manis saat bersama klub sebelumnya, Chelsea.

Hazard bergabung dengan klub berjuluk the Blues tersebut pada tahun 2012 lalu. Tepat setelah Chelsea sukses mencapai kesepakatan dengan klub Hazard sebelumnya, Lille, dengan nominal harga 32 juta pounds.

Hazard tidak butuh waktu lama untuk mendapatkan tempat di tim utama, dan Chelsea bisa meraih banyak keberhasilan berkat dirinya. Tercatat tujuh gelar berhasil dipersembahkan oleh Hazard, dua di antaranya berasal dari Premier League.

Kualitas Hazard membuat banyak klub raksasa meminatinya, termasuk Real Madrid. Klub berjuluk Los Merengues tersebut berhasil mendapatkan tanda tangannya di musim panas lalu dengan bandrol 100 juta euro.

Gol Favorit Eden Hazard

Musim perdana Hazard di Real Madrid berlangsung buruk. Pasalnya, ia hanya mampu tampil sebentar dan lebih sering menghabiskan waktunya di ruang rawat karena mengalami serangkaian cedera.

Kondisinya berangsur memulih dan diprediksi bisa tampil kembali saat Real Madrid bertemu Manchester City akhir pekan nanti. Jelang pertandingan, Hazard mengenang kembali kisahnya di Liga Champions saat bersama Chelsea.

Hazard menceritakan gol favoritnya di Liga Champions kepada UEFA.com. "Itu mudah karena saya tidak mencetak banyak gol, namun saya pikir gol pertama saya [melawan Schalke, menang 3-0]," ujarnya.

"Anda tahu, yang pertama selalu terasa spesial. Laga tandang yang besar, kami tampil fantastis. Saya bisa saja memberikan bola kepada Fernando Torres, namun saya mencetaknya sendiri. Beruntung bola bisa masuk," lanjutnya.

Maaf, Fernando Torres!

Pada kesempatan itu, Hazard menyampaikan permintaan maafnya kepada Fernando Torres. Sebab ia tahu bahwa pria asal Spanyol tersebut bisa meraih hat-trick andai Hazard mau membagikan bola kepadanya.

"Gol itu menjadi favorit saya. Saya rasa dia [Torres] sedang menunggu untuk mencetak hat-trick jadi ini adalah salah saya - maaf, Fernando," pungkasnya.

Pertandingan melawan Schalke tersebut terjadi pada bulan Oktober tahun 2013 silam di fase grup. Dan seperti yang telah disebutkan, Fernando Torres mengantongi dua gol lainnya pada pertandingan tersebut.

Sayangnya klub yang kala itu diasuh Jose Mourinho tersebut gagal keluar sebagai juara. Pasalnya, mereka tersingkir pada babak semi-final lantaran dikalahkan Atletico Madrid dengan agregat 1-3.

Sumber : Bola.net
Share:

Rabu, 29 Juli 2020

Karim Benzema Berambisi Menangkan Ballon d'Or!

Beritasusudunia - Penyerang Real Madrid, Karim Benzema membeberkan ambisi yang ingin ia raih di sisa karirnya. Sang striker mengaku ingin memenenagkan trofi pemain terbaik dunia, Ballon d'Or.

Ballon d'Or merupakan penghargaan bergengsi yang digelar oleh French Football setiap tahunnya. Penghargaan ini memilih siapa pesepakbola terbaik di setiap tahun, di mana sosok Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo mendominasi dalam satu dekade terakhir.

Musim ini Benzema dijagokan sebagai salah satu kandidat pemenang Ballon d'Or. Menyusul performanya yang sangat ciamik di Real Madrid.

Benzema mengakui bahwa ia memiliki hasrat untuk memenangkan trofi tersebut. "Tentu saja, saya ingin memenangkan trofi tersebut," ujar Benzema di kanal Youtubenya baru-baru ini.

Target Besar


Benzema menyebut bahwa sebagai pemain profesional, tentu ia ingin mendapatkan predikat sebagai pemain terbaik di dunia.

Namun ia menegaskan bahwa ia tidak terlalu bernafsu untuk memenangkan trofi bergengsi tersebut.

"Sejak saya kecil saya mendambakan trofi itu, namun saya tidak terobsesi sampai gila. Sebagai pesepakbola profesional, anda tentu memikirkan Ballon d'Or, terutama jika anda pemain yang kompetitif."

Berikan yang Terbaik


Pada kesempatan ini Benzema mengomentari di mana posisi terbaiknya saat bermain di atas lapangan.

Sang striker menyebut bahwa ia tidak membatasi di mana ia bermain karena yang terpenting adalah ia berkontribusi maksimal bagi timnya.

"Saya tidak pernah mendefinisikan diri saya berdasarkan posisi bermain saya, entah sebagai pemain nomor sembilan, 10, atau 11. Saya seorang pesepakbola dan saya ingin menjadi pemain terbaik dunia." ujarnya.

Dibatalkan


Asa Benzema untuk memenangkan Ballon d'Or tahun 2020 ini harus kandas.

Penghargaan bergengsi itu resmi ditiadakan karena pandemi virus corona, sehingga French Football menilai akan sulit membuat penilaian mengenai siapa pemain terbaik tahun ini.

Sumber : Bola.net
Share:

Senin, 27 Juli 2020

Juventus Konfirmasi Kontrak Baru Paulo Dybala Sudah Hampir Selesai

Beritasusudunia - Sebuah kabar gembira datang bagi Juventini. Penyerang kesayangan mereka, Paulo Dybala dikonfirmasi sedikit lagi akan meneken kontrak baru di Turin.

Sejak tahun lalu, ada banyak spekulasi mengenai masa depan Dybala. Beredar kabar bahwa ia tidak masuk dalam rencana Maurizio Sarri sehingga pemain berjuluk La Joya itu bakal disingkirkan di musim panas tahun lalu.

Namun karena satu dan dua hal, Dybala bertahan di Juventus. Perlahan tapi pasti, ia berhasil menjadi pemain andalan Maurizio Sarri dan berkontribusi besar bagi keberhasilan Juve menjuarai Serie A musim ini.

Beredar kabar bahwa manajemen Juve ingin memperpanjang kontrak Dybala dan pihak Juventus membenarkan hal itu. "Kami sering berbicara dengan perwakilannya dan kami sekarang melangkah maju," beber Fabio Paratici kepada Sky Sports.

Sedikit Lagi


Paratici menyebut bahwa proses negosiasi kontrak Dybala sudah hampir mencapai tahap akhir.

Untuk itu ia yakin tidak lama lagi pengumuman kontrak baru sang striker akan diumumkan ke publik.

"Memang ada beberapa kesulitan terkait dan komitmen karena kami bermain setiap tiga hari sekali. Namun di tengah jadwal yang padat itu, kami sering berbicara dan sekarang sudah mencapai tahap akhir."

Puji Sarri


Pada kesempatan ini, Paratici juga memberikan kredit khusus kepada sosok Maurizio Sarri.

Ia menilai sang pelatih berhasil memimpin Si Nyonya Tua untuk meraih gelar juara Serie A di musim perdananya.

"Sarri telah membuat lonjakan yang besar dalam karirnya dan ia berada di posisi yang layak ia tempati. Dia benar-benar menjadi sosok protagonis untuk keberhasilan kami musim ini." ujarnya.

Kontrak Besar
Menurut gosip yang beredar, Dybala akan mendapatkan kontrak bernilai besar di Juventus.

Ia bahkan diyakini bakal menjadi salah satu pemain dengan gaji termahal di skuat Si Nyonya Tua.

Sumber : Bola.net
Share:
Copyright © BeritaSusudunia | Powered by Blogger Design by ronangelo | Blogger Theme by NewBloggerThemes.com